Friday, September 19, 2014

SNMPTN Alam?

Ga kerasa sekarang udah hampir masuk tahun ke 4 saya kuliah di Komunikasi UNS. Yap, sekarang saya semester 7, artinya udah ada 3 generasi di bawah angkatan saya, yang artinya angkatan saya udah termasuk angkatan tua. Tapi tenang, masih banyak anak 2010 & 2009 yang berkeliaran di sekitar ruang dosen :p *ditampol 2 angkatan*

Hampir 4 tahun yang lalu saya berjuang ikutan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri) demi untuk bisa kuliah di UNS. SNMPTN ini bisa dibilang sistem untuk memfilter siapa aja yang pantas mengenyam pendidikan di PTN di Indonesia. Kenapa harus difilter? Ya karena PTN punya quota dan standarnya masing-masing. SNMPTN susah ga sih? Ga susah kok, asal selama beberapa bulan sebelum SNMPTN kita menghabiskan waktu di dunia yang fana ini dengan belajar. Huehehehe. Anyway, barang siapa yang lolos seleksi berhak kuliah di PTN tujuannya. Dan Alhamdulillah saya lolos (meski dengan perjuangan yang tidak mudah) dan bisa kuliah di Komunikasi UNS.

Jadi, ini mau bahas SNMPTN? Bukan, ini bukan postingan tentang tips dan trik ngerjain soal TPA di SNMPTN. Apalagi tips dan trik nyontek di SNMPTN ~

Ada yang sadar kalo alam juga punya 'SNMPTN' nya sendiri? Disadari atau tidak, sebetulnya selama proses kehidupan ini kita selalu mengalami proses 'SNMPTN' yang diadakan oleh alam. Kalo saya nyebutnya SELEKSI ALAM. Bukan, ini bukan SNMPTN yang diadakan di alam terbuka. Sama seperti PTN, setiap orang punya standar nya masing-masing. Ada yang ga suka berenang, ada yang suka main bola, ada yang suka orang lain tapi orang yang disuka ga suka dia :(

Karena standar tiap orang beda-beda, maka alam akan menyeleksi orang dan mengelompokkannya ke dalam lingkungan dengan standar yang sama. Yang suka main bola nanti berkumpul sama yang suka bola. Yang suka orang lain tapi orang yang disuka ga suka dia akan berkumpul dengan orang-orang yang senasib.

Bentuknya seleksi alam kaya apa sih? Ada soal TPA ama matematika juga? Waktu adalah soal utama di seleksi alam. Kenapa waktu? Karena seiring berjalannya waktu sifat asli orang akan makin keliatan. Oke, pake contoh deh biar jelas. Ada yang pernah masuk organisasi? Di awal-awal masuk organisasi pasti orang-orang yang 'baru' masih semangat banget. Tiap hari ke sekre, main sama sesama amggota organisasi lainnya, dll. Tapi coba diliat setelah 3-4 bulan. Bakal keliatan mana orang yang emang commit di organisasi itu. Pasti ada orang yang dulunya tiap hari ke sekre jadi jarang keliatan, terus lama-lama menghilang. Pasti pernah mengalami kan?

Hal ini berlaku juga buat pertemanan. Coba list down semua teman kita, jumlahnya pasti ratusan. Tapi dari ratusan itu mana teman yang serimg main sama kita? Makin dikit kan? Terakhir coba list down teman terdekat kita. Mungkin cuma ada 2-5 orang. That's how nature works. Karena ga semua teman kita punya standar yang sama dengan kita.


Seleksi alam ini berlaku di segala hal di dalam kehidupan kita. Jadi, semisal kita dihadapi dengan banyak pilihan, yakin deh seiring dengan berjalannya waktu alam akan menyeleksi dan menyisakan pilihan terbaik buat kita. Buat para wanita yang galau karena dideketin banyak lelaki secara bersamaan, yakinlah orang yang terus bertahan menunggumu adalah orang yang tepat bagimu :) Kenapa wejangannya ke cewek? Karena cewek itu yang pusing menentukan pilihan. Kata orang jawa "lanang menang nembung, wedok menang milih" Kalo ga ngerti googling gih. Oke, ini cuma intermezo aja

Jadi, good luck untuk seleksinya & selamat bermalam Minggu :)

No comments:

Post a Comment